TEBING TINGGI ,TOPINFORMASI.COM
Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama DPRD Kota Tebing Tinggi menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-109, Rabu (1/7/2026). Perayaan yang menandai 109 tahun perjalanan Kota Tebing Tinggi sejak berdiri secara administratif pada 1 Juli 1917 tersebut dipusatkan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Tebing Tinggi dan Halaman Balai Kota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tebing Tinggi yang dipimpin Ketua DPRD Sakti Khaddafi Nasution didampingi para wakil ketua dan anggota dewan. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih, Wakil Wali Kota H. Chairil Mukmin Tambunan, serta Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Achmad Fadli, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komandan Kodim 0204/Deli Serdang, Kapolres Tebing Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, mantan wali kota dan wakil wali kota, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, pimpinan partai politik, akademisi, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Republik Indonesia yang diperingati pada tanggal yang sama.
“Saya H. Iman Irdian Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi bersama Bapak H. Chairil Mukmin Tambunan, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi beserta jajaran Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin dipercaya masyarakat sebagai sahabat dan mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, Hari Jadi Kota Tebing Tinggi bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sejarah, mengevaluasi perjalanan pembangunan, sekaligus memperkuat tekad dalam mewujudkan kota yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Mengusung tema “109 Tahun Tebing Tinggi Maju Bersama Rakyat untuk Masyarakat Tebing Tinggi Sejahtera”, Wali Kota memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif.
Salah satu indikator yang mengalami peningkatan signifikan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang naik dari 76,68 pada 2024 menjadi 79,26 pada 2026. Angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 8,79 persen menjadi 8,74 persen, sementara inflasi daerah per Mei 2026 berada pada level 0,89 persen.
Keberhasilan lain turut dicatat dalam penanganan stunting yang berhasil diturunkan menjadi 1,46 persen dari sebelumnya 1,53 persen. Di bidang prestasi, aparatur sipil negara maupun pelajar asal Tebing Tinggi juga sukses mengharumkan nama daerah melalui berbagai ajang tingkat Provinsi Sumatera Utara, termasuk MTQ KORPRI Sumut 2026 dan sejumlah kompetisi keagamaan.
Meski demikian, Wali Kota menegaskan bahwa tantangan pembangunan masih cukup besar. Karena itu, Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus mengakselerasi visi “Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya” melalui enam misi pembangunan yang mencakup peningkatan layanan kesehatan, kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, tata kelola pemerintahan, ketahanan sosial-keagamaan, hingga peningkatan kesejahteraan ASN dan non-ASN.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Tebing Tinggi yang telah berlangsung sejak 10 Juni hingga 1 Juli 2026, mulai dari senam Germas, donor darah, tabligh akbar, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar pengendalian harga, pameran UMKM hingga hiburan rakyat.
Menutup pidatonya di sidang paripurna, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama pembangunan.
“Perjalanan 109 tahun ini merupakan kisah tentang kebersamaan. Tentang bagaimana kita menyatukan langkah, menyisihkan perbedaan, dan saling menguatkan demi terwujudnya Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya. Mari kita lanjutkan kolaborasi lintas sektor, lintas generasi, dan lintas batas menuju kota Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” pungkasnya.
Usai rapat paripurna, rangkaian peringatan dilanjutkan di Halaman Balai Kota Tebing Tinggi yang dihadiri kembali oleh Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara, Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, pimpinan perbankan, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan media.
Dalam sambutannya, Wali Kota kembali mengajak seluruh masyarakat bersyukur atas usia ke-109 Kota Tebing Tinggi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap daerah.
Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, kekuatan ekonomi, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan masyarakat.
“Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan terus menghadirkan pembangunan yang inklusif, pelayanan yang semakin baik, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan,” tegasnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen, mulai dari ASN, TNI, Polri, pelaku usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, pemuda hingga kaum perempuan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kerukunan sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan yang berhasil lahir dari sinergi dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan itulah kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan membawa Kota Tebing Tinggi menjadi kota yang semakin maju, religius, makmur, dan sejahtera,” tutupnya.
Sebagai puncak perayaan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi menggelar prosesi pelepasan balon ke udara dan pemotongan nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang kota.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan berbagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, di antaranya hadiah perlombaan, bantuan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta dukungan bagi sektor pertanian berupa penyerahan satu unit traktor Elshinta beserta sejumlah alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Kota Tebing Tinggi.



