Medan , TOPINFORMASI.com
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara meluncurkan Program Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR di Lapas Kelas I Medan sebagai upaya memperkuat transformasi layanan pemasyarakatan yang modern, berbasis teknologi, dan berkelanjutan.
Peluncuran yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah mitra strategis itu digelar di Lapas Kelas I Medan, Selasa.
Kegiatan diawali dengan penyambutan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara beserta tamu undangan melalui penampilan tari persembahan yang dibawakan warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sumut, Bejo, mengatakan dukungan berbagai mitra menjadi bagian penting dalam mewujudkan Program Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR sebagai upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, digitalisasi layanan, serta penguatan program pembinaan warga binaan, termasuk pembinaan kerohanian melalui Program Cahaya di Balik Jeruji.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Lapas Kelas I Medan, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, serta sejumlah mitra dari kalangan perguruan tinggi, instansi pemerintah, fasilitas kesehatan, dan sektor swasta.
Selain itu, para pihak menyerahkan bibit pohon sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan pemasyarakatan yang berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, mengatakan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat program pembinaan warga binaan, meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, serta membantu menjawab berbagai tantangan, termasuk persoalan overkapasitas di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Sumatera Utara.
“Kolaborasi adalah kunci dalam membangun pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak. Melalui penandatanganan kerja sama ini, kami berharap seluruh mitra dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan,” kata Jalu.
Ia menambahkan, Program Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR merupakan bagian dari transformasi pemasyarakatan yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi guna mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai puncak kegiatan, Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis secara resmi meluncurkan Program Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR yang diharapkan mampu mendukung pengelolaan lingkungan, digitalisasi pelaporan, serta meningkatkan efektivitas tata kelola pemasyarakatan di Sumatera Utara.







