BerandaLingkunganBuka Sosialisasi Bahaya Narkoba di Lapas, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar...

Buka Sosialisasi Bahaya Narkoba di Lapas, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba

TANJUNGBALAI — Ancaman narkoba terhadap masa depan generasi muda kembali menjadi perhatian serius di Kota Tanjungbalai. Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, mengajak para remaja dan pelajar untuk memperkuat benteng diri serta menjauhi narkoba demi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Masyarakat, khususnya Remaja dan Pelajar, yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkotika Nasional (DPC GANN) Kota Tanjungbalai bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan.

Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Kamis (3/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan Refin Tua Simanullang beserta jajaran, Ketua DPC GANN Kota Tanjungbalai Novasari Br Ginting, serta para pelajar yang mengikuti sosialisasi.

Dalam arahannya sebagai keynote speaker, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menegaskan bahwa narkoba merupakan salah satu ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Menurutnya, perjuangan generasi saat ini tidak lagi menghadapi penjajahan secara fisik, melainkan harus melawan berbagai bentuk ancaman modern, salah satunya penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda secara perlahan.

“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, generasi muda harus sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba. Pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk menghadapi bonus demografi di masa depan,” ujar Fadly.

Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur sosial.

“Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur sosial. Pendidikan adalah bagian dari upaya kita membangun SDM yang tangguh, sehat lahir dan batin, serta bebas dari narkoba,” katanya.

Fadly juga menyoroti tantangan yang dihadapi para pelajar di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuat ruang pergaulan generasi muda semakin luas, termasuk melalui media sosial. Karena itu, para pelajar diminta lebih berhati-hati dan bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.

“Pergaulan sekarang tidak terbatas. Ada teman di luar sekolah, bahkan melalui media sosial. Maka penting bagi kalian untuk bijak dalam bergaul di era globalisasi dan kemajuan teknologi,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba narkoba dengan alasan apa pun.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya dapat merusak diri sendiri, tetapi juga berpotensi membawa konsekuensi hukum bagi pihak yang terlibat.

“Narkoba itu sangat berbahaya. Siapa pun yang terlibat akan merusak dirinya sendiri dan dapat berurusan dengan hukum. Kuncinya adalah mengetahui bahaya narkoba agar bisa menjauhinya, bukan untuk mencoba,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Fadly mengajak seluruh pelajar untuk terus bersemangat menuntut ilmu, memperkuat keimanan, serta membangun lingkungan pergaulan yang positif.

“Saya yakin, dengan prestasi dan lingkungan yang mendukung, kalian bisa menjadi generasi unggul dan anti narkoba. Kunci sukses adalah jauhi narkoba dan terus berjuang untuk masa depan yang cerah,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi mengenai bahaya narkoba. Para peserta juga mendapatkan pengalaman langsung dengan mengenal lingkungan Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina turut berdialog dengan sejumlah warga binaan. Ia juga melihat langsung beberapa sampel barang bukti narkotika serta berbagai hasil kerajinan karya warga binaan.

Menurut Fadly, sejumlah hasil kerajinan yang ditampilkan memiliki kualitas baik dan bernilai ekonomis.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para remaja dan pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba secara teori, tetapi juga memiliki kesadaran lebih kuat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan memilih jalan hidup yang positif demi masa depan.

Dengan pendidikan, lingkungan pergaulan yang sehat, serta kesadaran untuk menolak narkoba, generasi muda Tanjungbalai diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments