MEDAN — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga ketersediaan sekaligus membantu mengendalikan harga beras di tengah masyarakat.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto mengatakan, penyaluran beras SPHP kepada sejumlah mitra terus ditingkatkan. Hingga pekan ini, volume penyaluran mencapai sekitar 450 ton per hari.
“Pekan ini, kami menyalurkan beras ke sejumlah mitra dengan total 450 ton per hari. Pekan sebelumnya sekitar 300 sampai 350 ton per hari,” ujar Budi Cahyanto di Medan, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, peningkatan penyaluran dilakukan untuk memperluas ketersediaan beras SPHP di tingkat mitra, sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Penyaluran dilakukan melalui sejumlah kanal distribusi, antara lain pasar rakyat, Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bekerja sama dengan TNI/Polri, pemerintah daerah, pemerintah kabupaten/kota, serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).
Bulog Sumut juga menyalurkan beras SPHP melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta berbagai saluran distribusi lainnya.
“Ini kami lakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras,” katanya.
Bulog Sumut turut mengimbau masyarakat agar membeli beras sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pasokan beras SPHP terus diupayakan tersedia secara bertahap melalui pasar dan jaringan pengecer resmi.
Budi menegaskan, Bulog Sumut terus mengelola stok yang tersedia sesuai kebutuhan dan penugasan pemerintah agar pasokan dapat disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Untuk harga, Bulog Sumut memastikan beras SPHP tetap dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran beras SPHP di Sumut telah mencapai 34.423 ton atau 70,19 persen dari target 49.043 ton untuk periode Maret hingga Desember 2026.
Bulog Sumut memastikan penyaluran SPHP akan terus diperkuat melalui berbagai kanal distribusi guna menjaga ketersediaan beras dan memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
(AVID/Rel)













