Medan,TOPINFORMASI.COM – Komunitas Anak Istimewa yang bergerak di bidang pengasuhan balita disabilitas serta para janda buruh cuci di Kota Medan menjadi target bantuan kegiatan Jumat Barokah yang dilaksanakan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ), Jumat (15/5/2026).
Kegiatan rutin Sedekah Jumat yang dilaksanakan relawan jurnalis KSJ kali ini berlangsung di dua wilayah berbeda, yakni Medan dan Belawan. Kondisi medan yang cukup berat akibat banjir rob setinggi pinggang orang dewasa tidak menyurutkan semangat para relawan untuk tetap menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan penuh keikhlasan, relawan yang dipimpin Gus Leo dari DNA Media tetap menerobos banjir rob di wilayah Pekan Labuhan, Belawan, demi mencapai lokasi bantuan. Rumah Komunitas Anak Istimewa menjadi salah satu titik penyaluran bantuan KSJ kali ini.
Sabrina, salah seorang pengurus Komunitas Anak Istimewa, mengaku terharu melihat semangat para relawan KSJ yang tetap hadir meski kondisi lingkungan sedang dilanda banjir rob.
“Saya mengira KSJ tidak jadi hadir ke rumah yayasan kami. Namun ternyata kami salah tanggap. Sesuai koordinasi, mereka tetap hadir tepat waktu ke kediaman anak-anak istimewa atau disabilitas, walau keadaan kampung kami sedang banjir rob tinggi. Kami salut para relawan sanggup menempuh langsung ke lokasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Komunitas Anak Istimewa bergerak dari rumah ke rumah untuk mengasuh anak-anak disabilitas yang masih balita. Saat ini, komunitas tersebut membina sekitar 20 anak yang tersebar di beberapa wilayah Medan Utara.
“Anak yang diasuh di rumah saya saat ini ada tiga orang dari total sekitar 20 anak yang biasa kami dampingi dari rumah ke rumah. Harapan kami, para dermawan dapat membantu kebutuhan anak-anak istimewa yang ada di beberapa kecamatan di Medan Utara,” jelas Sabrina.
Sementara itu, Boim selaku Ketua Tim Relawan KSJ Medan mengatakan, sebelumnya pihaknya juga telah bergerak membantu sejumlah janda yang menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh cuci dari rumah ke rumah di wilayah Kota Medan.
“Saat ini ada dua wilayah yang menjadi target bantuan KSJ, yakni Medan Deli dan Pekan Labuhan. Hal ini terus kami lakukan untuk membantu kaum dhuafa dalam kegiatan sosial Jumat Barokah tanpa henti KSJ, sesuai arahan pembina KSJ,” katanya.
Di sisi lain, Pendiri sekaligus Pembina Utama KSJ, H. Ikhwan Lubis SH MH, mengingatkan seluruh relawan agar tetap semangat dan tidak pernah berhenti menjalankan kegiatan Jumat Barokah dalam kondisi apa pun.
“Niat yang ikhlas akan menghapus semua keraguan untuk terus berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Yakinlah, harta kita tidak akan pernah habis karena bersedekah. Bahkan akan semakin bertambah. Itu saya alami sendiri,” ungkapnya.












