Menteri Nusron Tekankan Transformasi Layanan ATR/BPN, Rakyat Jadi Prioritas Utama

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Surabaya ,TOPINFORMASI.com

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan Kementerian ATR/BPN memasuki fase transformasi organisasi dan pelayanan publik dengan menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap layanan pertanahan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Nusron saat memberikan arahan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur dan Kantor Pertanahan (Kantah) se-Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (18/7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya kita semester ini memasuki periode transformasi pelayanan dan transformasi organisasi dengan menempatkan pemohon atau rakyat sebagai raja yang harus kita layani,” kata Nusron.

Menurutnya, transformasi pelayanan publik harus ditopang oleh tiga pilar utama, yakni penguatan organisasi, tata laksana atau standar operasional prosedur (SOP), serta sumber daya manusia (SDM). Ketiga aspek tersebut dinilai harus berjalan beriringan agar pelayanan pertanahan semakin efektif, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

BACA JUGA  Kementerian ATR/BPN Gelar Cek Kesehatan Gratis, Pegawai Sambut Positif untuk Deteksi Dini Penyakit

Dalam aspek organisasi, Kementerian ATR/BPN akan mengubah struktur Kantor Pertanahan dari pendekatan tematik menjadi pendekatan kewilayahan. Langkah tersebut bertujuan mempermudah pengukuran kinerja pelayanan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Tujuannya pelayanan publik dapat lebih mudah diukur, setiap Kasi harus mengetahui seluruh persoalan di wilayahnya, selain itu, pendekatan pelayanan menjadi lebih dekat kepada masyarakat,” ujar Nusron.

Di bidang pelayanan, Kementerian ATR/BPN juga akan menerapkan prinsip first in, first out, yaitu berkas yang masuk lebih dahulu harus diselesaikan lebih dahulu. Selain itu, diterapkan sistem Pengukuran Terjadwal untuk memberikan kepastian waktu kepada masyarakat.

Kementerian juga menargetkan layanan peralihan hak dapat diselesaikan paling lama 10 hari kerja dengan menerapkan prinsip fiktif positif guna menciptakan pelayanan yang terukur, transparan, dan memiliki kepastian hukum.

BACA JUGA  Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Nama Dirut PLN Disebut Terseret Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara

“Kalau mengacu pada filosofi pelayanan publik, semuanya harus terukur, memiliki parameter yang jelas, memberikan kepastian, dan transparan,” jelasnya.

Menteri Nusron turut menekankan pentingnya penguatan kapasitas SDM dan integritas aparatur. Seluruh pegawai akan mengikuti pelatihan manajemen risiko, sementara para Kepala Kantor diminta menghindari praktik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

“Kalau Saudara ingin selamat menjadi pejabat, ikuti aturan, jangan ikuti perasaan,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Menteri Nusron mengingatkan seluruh jajaran agar memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan sikap profesional dan empati kepada masyarakat.

“Layani rakyat dengan hati. Kalau memang bisa, katakan bisa. Kalau tidak bisa, sampaikan dengan baik. Yang penting jangan sampai mereka tersinggung,” pesannya.

BACA JUGA  Kadis Pendidikan Tebing Tinggi Tegaskan Pergantian Kepsek Tak Terkait Revitalisasi Sekolah

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur Muhammad Naim memaparkan progres dan capaian kinerja kepada Menteri ATR/Kepala BPN. Turut mendampingi Menteri Nusron, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad serta Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Milad ke-3, Pujaketarub Gelar Safari Sedekah Jumat di Bantaran Rel Medan
Camat Medan Kota Luncurkan Response Center, Aduan Warga Dipantau Lewat Trello
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Penanaman Pohon Bersama ASWAKADA 2026 di Kalbar
Wali Kota Tanjungbalai Tetapkan Perkim Penanggung Jawab Beting Semelur, Targetkan Jadi Kampung Warna Warni
Polsek Jajaran Polres Tanjungbalai Intensifkan Patroli Malam, Sasar Lokasi Rawan Kejahatan dan Balap Liar
Operasi Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Sambangi Sopir Bus PT Rajawali
Tragis! Sampan Nelayan Disambar Petir di Perairan Sergai, Dua Tewas dan Satu Kritis
Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Baznas Ultra Microfinance, Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

Sambut Milad ke-3, Pujaketarub Gelar Safari Sedekah Jumat di Bantaran Rel Medan

Jumat, 6 November 2026 - 09:38 WIB

Camat Medan Kota Luncurkan Response Center, Aduan Warga Dipantau Lewat Trello

Jumat, 6 November 2026 - 09:17 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Penanaman Pohon Bersama ASWAKADA 2026 di Kalbar

Jumat, 6 November 2026 - 09:13 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Tetapkan Perkim Penanggung Jawab Beting Semelur, Targetkan Jadi Kampung Warna Warni

Kamis, 5 November 2026 - 19:51 WIB

Polsek Jajaran Polres Tanjungbalai Intensifkan Patroli Malam, Sasar Lokasi Rawan Kejahatan dan Balap Liar

Berita Terbaru