Sadis! 50 Orang Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Medan,topinformasi.com/ – Aksi brutal diduga dilakukan sekelompok pemuda yang mengatasnamakan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) terhadap adik seorang anggota TNI, Sabtu malam (30/5/2026). Korban bernama Rahmadsyah (45) diculik dan dianiaya secara sadis hingga mengalami luka bacok di sekujur tubuh.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Jermal VII Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sekitar pukul 19.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu korban sedang berada di rumah kontrakan miliknya. Tiba-tiba sekitar 50 orang pria datang menyerang lokasi dan langsung membawa paksa korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban kemudian diduga disiksa menggunakan senjata tajam jenis kelewang hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh. Setelah dianiaya, korban dibuang di depan RS Muhammadiyah Medan, Jalan Mandala By Pass.

BACA JUGA  Korban Penculikan dan Penganiayaan Puluhan Orang Telah Divisum, Bram Masih Raib

Dalam rekaman keterangan korban yang diterima wartawan, Rahmadsyah menyebut sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.
“Yang bacok si Is pakai kelewang, satu lagi yang gondrong agak tua, si Abah, si Ahak juga, ada 50 orang. Yang gondrong bilang ‘mati kau Mat, mati kau Mat, ini perintah Guntur, ini perintah Ketua Guntur’,” ujar Rahmadsyah dalam rekaman tersebut.

Abang korban, Serka Dede Andiruka, saat dikonfirmasi pada Minggu (31/5/2026), membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan adiknya diculik, disiksa, lalu dibuang di depan rumah sakit dalam kondisi kritis.
“Saat ini kami sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan. Laporannya ada sama pengacara kami. Sampai jam 5 pagi kami masih di sana,” ungkap Dede.

BACA JUGA  Ketua Terpilih Himmah Tebing Tinggi Sampaikan Klarifikasi dan Sikap Terkait Isu Sekda

Dede juga mengaku sempat kesulitan mendapatkan penanganan medis terhadap adiknya. Setelah sempat dirawat di RS Muhammadiyah, korban disebut dirujuk ke RS Bhayangkara namun ditolak. Korban kemudian kembali dibawa ke RS Muhammadiyah dan selanjutnya ke RS Murni Teguh, namun kembali tidak mendapatkan perawatan.

“Akhirnya kami bawa pulang ke rumah kakak kami. Kami juga bingung kenapa sampai ditolak,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun identitas para pelaku yang disebut-sebut berjumlah puluhan orang tersebut.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INFO KINI!!Bapeda Medan Buka Layanan Pojok PBB di 21 Kecamatan, Ada Penghapusan Denda
Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Medan Amplas
Eks Wali Kota Sibolga Ditahan Polda Sumut, Terseret Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:43 WIB

INFO KINI!!Bapeda Medan Buka Layanan Pojok PBB di 21 Kecamatan, Ada Penghapusan Denda

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser

Selasa, 3 November 2026 - 19:10 WIB

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Berita Terbaru