MEDAN , TOPINFORMASI.com
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah, menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba dengan meminta seluruh kader Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Penegasan tersebut disampaikan Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) III Sapma Pemuda Pancasila Sumut di Hotel Le Polonia Medan, Rabu.
“Saya selalu menyampaikan bagi kader Pemuda Pancasila ataupun badan-badan dan sayap di bawahnya, kalau ada yang terlibat narkoba, pecat, tidak ada maaf. Narkoba bukan hanya musuh aparat penegak hukum, tetapi musuh seluruh elemen masyarakat yang harus diberantas bersama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ijeck juga mengucapkan selamat kepada Muhammad Firman Shah yang kembali terpilih sebagai Ketua Sapma Pemuda Pancasila Sumut periode 2026–2030.
Ia mengingatkan bahwa jabatan ketua merupakan amanah yang harus dijalankan dengan memberi teladan kepada seluruh kader.
“Organisasi ini adalah laboratorium untuk membentuk karakter dan kepemimpinan. Manfaatkan Sapma sebagai tempat berkembang, memperluas jaringan, persahabatan, serta meningkatkan kapasitas diri, baik di Sumatera Utara maupun tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Ijeck, kader Sapma Pemuda Pancasila harus mampu menjadi contoh bagi generasi muda dengan menjunjung tinggi integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia menilai integritas tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap jujur, bertanggung jawab, dan menjalankan amanah dengan penuh kesadaran moral.
“Semua yang kita lakukan bukan semata-mata karena takut kepada manusia, tetapi karena takut kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Ijeck juga mengingatkan bahwa tantangan kehidupan dan persaingan ke depan akan semakin berat. Karena itu, para kader diminta mempersiapkan diri dengan meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan setiap peluang secara benar tanpa menghalalkan segala cara.
“Perjuangkan apa yang menjadi hak dan laksanakan apa yang menjadi kewajiban. Jangan mengambil jalan yang bertentangan dengan aturan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Ijeck mengingatkan seluruh kader Sapma PP maupun jajaran pengurus Pemuda Pancasila di Sumatera Utara agar tidak terlibat dalam berbagai tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, termasuk aksi begal.
“Jangan sampai kita terlibat. Kalau ada teman yang terlibat, nasihati. Kalau kita tidak ingin hal itu terjadi pada diri sendiri atau keluarga kita, maka jangan lakukan kepada orang lain,” kata Ijeck.



