BerandaSosialGinting Tak Berkutik! Transaksi Sabu Rp100 Ribu Ternyata Jadi Jebakan Polisi

Ginting Tak Berkutik! Transaksi Sabu Rp100 Ribu Ternyata Jadi Jebakan Polisi

PEMATANGSIANTAR — Transaksi narkotika yang dilakukan secara diam-diam berujung penangkapan. Unit Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria bernama Frandika Adi Wijaya alias Ginting (32) di Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Jumat (4/9/2026).

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita 14 paket sabu dengan berat total 2,76 gram yang diduga siap diedarkan. Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp150 ribu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan, penangkapan Frandika berawal dari sejumlah informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, personel kemudian melakukan penyelidikan hingga menggunakan metode undercover buy atau penyamaran untuk memancing terjadinya transaksi.

Dalam penyamaran tersebut, petugas berpura-pura menjadi pembeli dan memesan sabu senilai Rp100 ribu kepada Frandika.

Tanpa mengetahui bahwa calon pembelinya merupakan anggota kepolisian, Frandika disebut datang ke lokasi dan menyerahkan satu paket sabu sesuai pesanan.

“Begitu pelaku berhasil bertransaksi dengan anggota kami, tim yang sudah siap di lokasi langsung menangkap tersangka,” ujar Andy Arisandi, Sabtu (12/9/2026).

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkotika berupa 14 paket sabu seberat 2,76 gram serta uang tunai Rp150 ribu.

Kepada penyidik, Frandika mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria yang disebut bernama Kopet.

Namun, keberadaan Kopet hingga kini masih dalam penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan tim opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

“Untuk Kopet, masih dalam proses pengerjaan tim opsnal,” tutur Andy.

Saat ini, Frandika bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami asal-usul narkotika tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredarannya.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments