Ketua PK PMII STAI Al Hikmah Tanjungbalai Kecam Kekerasan Seksual terhadap Anak, Desak Pelaku Dihukum Maksimal

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

TANJUNGBALAI , TOPINFORMASI.com

Ketua Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI Al Hikmah Tanjungbalai, Syaiful Azhari, mengecam keras maraknya kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kota Tanjungbalai. Ia menilai kejahatan tersebut merupakan tindakan serius yang mengancam masa depan anak serta harus ditangani secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam pernyataan resminya, Rabu (23/7/2026), Syaiful menyebut kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang tidak dapat ditoleransi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejahatan seksual terhadap anak adalah kejahatan luar biasa yang merampas masa depan generasi bangsa. Kasus di Kota Tanjungbalai ini menjadi tamparan keras bagi kita semua dan tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun,” ujar Syaiful.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Imbau Pedagang Pindah ke Lapak Resmi di Kawasan Pasar Bahagia

Menurutnya, penanganan perkara kekerasan seksual terhadap anak harus dilakukan secara serius, cepat, dan berkeadilan demi memberikan perlindungan kepada korban sekaligus efek jera bagi pelaku.

Dalam kesempatan itu, PK PMII STAI Al Hikmah Tanjungbalai menyampaikan empat poin sikap resmi.

Pertama, mengutuk keras segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak karena dinilai sebagai tindakan tidak manusiawi, pelanggaran hak asasi manusia, serta bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Kedua, mendesak Polres Tanjungbalai mengusut tuntas kasus tersebut tanpa pandang bulu dan memberikan hukuman maksimal kepada pelaku sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. PMII juga menolak penyelesaian perkara melalui jalur kekeluargaan maupun mekanisme restorative justice.

Ketiga, meminta Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui dinas terkait memberikan perlindungan, pendampingan hukum, serta layanan pemulihan psikologis bagi korban hingga benar-benar pulih.

BACA JUGA  Edarkan Sabu di Gang Jagung Tanjungbalai, Pria 29 Tahun Ditangkap Polisi

Keempat, mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, berani melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual, serta tidak memberikan stigma negatif kepada korban maupun keluarganya.

Syaiful menegaskan, PK PMII STAI Al Hikmah Tanjungbalai akan terus mengawal perkembangan proses hukum kasus tersebut agar berjalan secara transparan dan memberikan rasa keadilan bagi korban.

“Pihak kami akan terus mengawasi jalannya proses hukum hingga korban memperoleh keadilan yang seadil-adilnya,” tegasnya.

Pewarta: Solihin

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita
Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta
SERGAP!!Pernah Dipenjara 3 Tahun, Residivis Pencurian Ban Serap Mobil Mewah Ditangkap di Medan
Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Sumut dan Dua Kapolres, Ahmad Fauzi Dalimunthe Bergeser
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
Sejumlah Perwira Polri Dikabarkan Diciduk, Mabes Polri: Masih Kami Dalami
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:08 WIB

Polisi Sergap Bandar Sabu di Paya Geli, Lima Paket Sabu Disita

Rabu, 4 November 2026 - 19:38 WIB

Satreskrim Polres Sergai Ringkus Dua Terduga Bajing Loncat, Kerugian Korban Capai Rp12 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 06:58 WIB

SERGAP!!Pernah Dipenjara 3 Tahun, Residivis Pencurian Ban Serap Mobil Mewah Ditangkap di Medan

Selasa, 3 November 2026 - 21:56 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Polri Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 21:41 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit Ikut Terseret

Berita Terbaru