MEDAN , TOPINFORMASI.com– Seorang mahasiswi di Kota Medan, Wahyuni Amila, menjadi korban dugaan pencurian dengan modus perkenalan melalui media sosial. Korban kehilangan sepeda motor, telepon seluler, uang tunai, serta kartu ATM setelah dibawa kabur pria yang baru dikenalnya dan mengajaknya berolahraga.

Peristiwa itu bermula saat korban berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial pada Kamis (30/7/2026). Keesokan harinya, pelaku mengajak korban jogging di GOR Dispora, Jalan William Iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, pria tersebut tidak berada di tempat. Melalui komunikasi telepon, pelaku meminta korban menjemputnya di kawasan Jalan Tuasan, Medan, dengan alasan sepeda motor yang digunakannya mengalami kerusakan.

Korban kemudian menjemput pelaku. Setelah bertemu, keduanya berkeliling menggunakan sepeda motor milik korban hingga ke kawasan Medan Marelan. Dalam perjalanan, pelaku meminjam telepon seluler korban dengan alasan ingin menghubungi rekannya.

Tak lama kemudian, pelaku meminta korban membeli air mineral, sementara telepon seluler dan kunci sepeda motor tetap berada di tangan pelaku. Setelah itu, mereka kembali melanjutkan perjalanan hingga ke Jalan Tangkul I, Kecamatan Medan Tembung.

Di lokasi tersebut, pelaku kembali menyuruh korban membeli permen di sebuah warung. Saat korban masuk ke warung, pelaku beralasan hendak mengantarkan kunci sepeda motor kepada temannya. Namun, setelah korban kembali, pelaku tidak pernah kembali ke lokasi.

Korban mengaku baru menyadari dirinya menjadi korban penipuan setelah menunggu cukup lama. Akibat kejadian itu, ia kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX, satu unit iPhone 13, uang tunai sebesar Rp1,6 juta, serta kartu ATM yang tersimpan di dalam jok sepeda motor.

Keluarga korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Medan pada Selasa (3/8/2026). Laporan polisi tercatat dengan nomor STTLP/B/3312/VIII/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta menelusuri keberadaan barang-barang milik korban. Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati saat berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial, terutama jika diajak bertemu secara langsung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini