Lingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Razia Gabungan Bersama APH, Lapas Narkotika Pematangsiantar Perkuat Komitmen Zero Halinar Sambut HBP ke-62

16
×

Razia Gabungan Bersama APH, Lapas Narkotika Pematangsiantar Perkuat Komitmen Zero Halinar Sambut HBP ke-62

Sebarkan artikel ini

Razia Gabungan Bersama APH, Lapas Narkotika Pematangsiantar Perkuat Komitmen Zero Halinar Sambut HBP ke-62

SIANTAR,TOPINFORMASI.COM  – Dalam rangka memperkuat keamanan serta mewujudkan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba), Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menggelar razia rutin mendadak di seluruh blok hunian warga binaan, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, sekaligus sebagai bentuk penguatan integritas serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Razia gabungan tersebut melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari unsur Polres dan Kodim, sebagai wujud sinergitas antarinstansi dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh terhadap kamar hunian, barang pribadi warga binaan, hingga area-area yang dianggap rawan. Kegiatan berlangsung dengan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai standar operasional prosedur.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkotika maupun telepon genggam (ponsel). Meski demikian, sejumlah barang terlarang berhasil diamankan, di antaranya gunting kuku, gantungan baju berbahan kawat, mancis, serta beberapa barang lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Seluruh barang temuan langsung didata dan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sebelum akhirnya dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Pujiono Slamet, menegaskan bahwa razia rutin merupakan implementasi dari arahan pimpinan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan serta memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari peredaran narkoba dan barang terlarang.

Menurutnya, momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalitas, integritas, serta kualitas pengawasan.

“Melalui kegiatan ini, kami menegaskan komitmen untuk terus mendukung transformasi pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas,” ujarnya.

Razia akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif guna menciptakan lingkungan lapas yang kondusif, sekaligus mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *