MEDAN ,TOPINFORMASI.com
Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Batalyon Parako 463 Pasgat mendapat penyambutan resmi setibanya di Dermaga 104 Pelabuhan Belawan PT Pelindo Multi Terminal, Minggu (19/7/2026), setelah menyelesaikan penugasan selama 14 bulan di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini.
Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Batalyon Parako 463 Pasgat yang bertugas di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Tahun Anggaran 2025/2026 kembali ke Tanah Air menggunakan KRI Teluk Bintuni-520 melalui jalur laut dengan rute Timika, Merauke, Ambon, Makassar, Surabaya, Jakarta, Pontianak, Tanjung Uban, hingga Belawan.
Upacara penyambutan dipimpin Komandan Lanud Soewondo, Marsekal Pertama TNI Tio Hutapea, sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas keberhasilan para prajurit menjalankan tugas menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Indonesia.
Usai upacara, seluruh personel memasuki Ksatrian F. Sihombing Batalyon Parako 463 Pasgat sebagai simbol kembalinya prajurit ke satuan setelah menuntaskan amanah negara.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Prasetyo, Komandan Resimen Arhanud 1 Pasgat Kolonel Pas Rudi Hasiholan Aritonang, Direktur Polairud Polda Sumatera Utara Kombes Pol Pahala H.M. Panjaitan, Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat Letkol Pas Jhon H. Siregar, Danyonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Muhammad Syahirin Yahya Ginting, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, Danramil 0201-09/Medan Belawan Lettu Inf Amansyah Nasution, Executive Director Pelindo Regional 1 Jonedi Ramli, Executive General Manager PT Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Yusrizal, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Suasana haru mewarnai prosesi kepulangan para prajurit. Tangis bahagia dan pelukan keluarga menjadi pemandangan yang mengiringi kembalinya personel Satgas Pamtas setelah lebih dari satu tahun bertugas di daerah perbatasan.
Seluruh personel dilaporkan kembali dalam keadaan aman, lengkap, dan selamat, yang mencerminkan keberhasilan pelaksanaan operasi pengamanan perbatasan RI–PNG.
Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat Letkol Pas Jhon H. Siregar menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas loyalitas, disiplin, dan dedikasi selama menjalankan tugas negara. Ia berharap pengalaman selama penugasan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat jiwa korsa, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara penyambutan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas Satgas Pamtas RI–PNG Batalyon Parako 463 Pasgat sekaligus ungkapan syukur atas kembalinya seluruh personel dalam kondisi aman setelah berhasil mengemban tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.



