Lingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan

12
×

Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan

Sebarkan artikel ini

Semarang ,TOPINFORMASI.COM- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya percepatan layanan pertanahan tanpa penundaan berkas saat meninjau pelayanan akhir pekan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Semarang, Sabtu (18/04/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan berjalan optimal di tengah meningkatnya volume permohonan dari masyarakat. Wamen Ossy menekankan bahwa percepatan pelayanan menjadi kunci untuk mencegah terjadinya penumpukan berkas.

“Di tengah volume layanan yang makin tinggi, ekspektasi masyarakat juga meningkat. Di saat yang sama, kita dituntut untuk bekerja cepat dengan tingkat keakuratan yang tinggi,” ujar Wamen Ossy usai meninjau langsung Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN).

Ia menyebutkan bahwa permohonan layanan pertanahan di Provinsi Jawa Tengah saat ini tergolong tinggi. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk mengantisipasi potensi penumpukan berkas sejak dini.

“Siapkan mitigasi, jangan sampai kita kewalahan. Jangan tunda-tunda, selesaikan sekarang supaya di akhir tahun tidak lagi ada rapat-rapat terkait tunggakan,” tegasnya.

Selain percepatan layanan, Wamen Ossy juga mendorong adanya inovasi di tingkat Kantah sebagai ujung tombak pelayanan. Inovasi tersebut diharapkan mampu mempermudah proses bisnis pertanahan serta menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Untuk mempermudah proses bisnis, mohon didukung dengan informasi mengenai hal-hal yang perlu kita benahi sehingga kebijakan yang diambil selaras dengan kondisi di daerah,” tuturnya.

Di samping itu, ia menekankan pentingnya komunikasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan pelayanan pertanahan berjalan optimal, akuntabel, serta minim hambatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *