Lapas Kelas I Medan Gerak Cepat Tindak Lanjuti Pemberitaan, Razia Insidentil Digelar

MEDAN, TOPINFORMASI.com –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan bergerak cepat menindaklanjuti pemberitaan yang memuat dugaan keterlibatan seorang warga binaan dalam peredaran narkotika, penipuan daring (online scam), serta dugaan penyimpangan di lingkungan lapas. Sebagai respons, jajaran Lapas langsung menggelar razia insidentil dan pemeriksaan terhadap warga binaan yang disebut dalam pemberitaan tersebut.

Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan setiap informasi yang berasal dari laporan masyarakat maupun pemberitaan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Lapas yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

“Setiap informasi, laporan masyarakat maupun pemberitaan yang berkembang menjadi perhatian serius dan selalu kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Ini merupakan bagian dari komitmen kami menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas penyelenggaraan pemasyarakatan,” ujar Fonika Affandi, Kamis (23/7/2026).

Razia insidentil dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) dengan pengawasan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Hasilnya, tidak ditemukan telepon genggam, narkotika maupun barang terlarang lainnya, sehingga hasil razia dinyatakan nihil.

Selain razia, petugas juga melakukan klarifikasi terhadap warga binaan yang namanya disebut dalam pemberitaan. Warga binaan tersebut secara sukarela membuat surat pernyataan yang membantah tuduhan dimaksud serta menyatakan siap menerima konsekuensi sesuai ketentuan apabila di kemudian hari terbukti melakukan pelanggaran, termasuk kemungkinan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pengamanan lebih tinggi.

Fonika Affandi menegaskan, Lapas Kelas I Medan akan terus memperkuat deteksi dini melalui razia rutin maupun insidentil, meningkatkan pengawasan terhadap warga binaan, serta mempererat sinergi dengan aparat penegak hukum guna mencegah peredaran narkotika dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

BACA JUGA  Penumpang Mudik ke Sumatera Capai 199 Ribu Orang, Kendaraan Naik 5,7 Persen

“Apabila di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran yang didukung alat bukti yang sah, baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun petugas, kami akan menindaklanjutinya secara profesional, transparan, dan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Fonika, langkah cepat tersebut menjadi wujud komitmen Lapas Kelas I Medan untuk tetap responsif terhadap setiap informasi yang berkembang di masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER