Kadis LH Andri Ginting Siap Benahi Taman dan Lampu Jalan, Wali Kota Targetkan Wajah Kota Lebih Rapi Jelang HUT RI

TANJUNGBALAI , TOPINFORMASI.com

Pemerintah Kota Tanjungbalai mulai mempercepat penataan kawasan inti kota menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Andri Ginting menyatakan siap menindaklanjuti arahan Wali Kota Mahyaruddin Salim untuk membenahi taman kota, tugu, hingga lampu penerangan jalan umum (PJU).

Komitmen tersebut disampaikan saat Wali Kota Mahyaruddin Salim meninjau langsung sejumlah titik di kawasan inti Kota Tanjungbalai, Rabu (22/7/2026). Peninjauan turut didampingi Kadis Perhubungan Elvandia, Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, Kabid Peningkatan Kapasitas dan Keanekaragaman Hayati DLH Umyl Khairiyah, serta para lurah se-Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Rombongan memulai peninjauan dari kawasan Bundaran PLN di Jalan Sudirman menuju Titi Tabayang dan Jalan S. Parman, kemudian berlanjut ke Jalan Sutomo hingga Jalan Cokroaminoto di sekitar Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.

“Hari ini saya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan turun langsung melihat suasana dan kondisi taman kota, tugu dan lampu PJU dalam rangka perbaikan dan penataan Kota Tanjungbalai,” ujar Mahyaruddin Salim.

Selama peninjauan, Andri Ginting mencatat sejumlah arahan Wali Kota terkait pembenahan taman dan fasilitas pendukung agar segera direalisasikan.

Wali Kota menekankan agar seluruh proses penataan dimaksimalkan sebelum peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang. Menurutnya, kawasan inti kota harus tampil lebih bersih, rapi, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

Ia juga meminta lampu-lampu hias yang tidak berfungsi segera diperbaiki atau diganti agar kembali menyala sehingga mempercantik wajah kota, terutama pada malam hari.

Selain penataan taman, Pemkot Tanjungbalai bersama Dinas Bina Marga pada tahun 2026 juga akan melakukan peningkatan dan pelebaran Jalan S. Parman, mulai dari simpang tiga Masjid Saksi hingga Koramil Kota. Pemerintah juga menyiapkan rekayasa buka-tutup bagi pedagang UMKM di kawasan tersebut.

BACA JUGA  Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Harus Didukung Kepastian Hukum Tanah

Mahyaruddin turut mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan bahu jalan, trotoar, maupun menutup saluran drainase untuk berjualan secara permanen. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar kegiatan gotong royong berjalan lancar dan penataan kota dapat terwujud sesuai visi pembangunan Kota Tanjungbalai.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER