Wamen ATR/BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan Bali Berkelanjutan

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Denpasar ,TOPINFORMASI.com

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa Rencana Tata Ruang (RTR) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ossy saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Bali di Wisma Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ossy, pengelolaan ruang di Bali harus dilakukan secara cermat mengingat keterbatasan lahan di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan.

“Bicara masa depan Bali, kita bicara bagaimana mengelola ruang yang terbatas sekaligus menjawab kebutuhan yang terus bertambah. Rencana Tata Ruang adalah kompas pembangunan dan Rencana Detail Tata Ruang adalah petunjuk operasionalnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Edukasi Waspada Penipuan

Ia menekankan seluruh dokumen tata ruang, mulai dari Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN), RTR Provinsi, RTR Kabupaten/Kota hingga RDTR, harus menjadi acuan utama dalam setiap kebijakan pembangunan dan investasi.

“RTR harus menjadi panglima dan landasan dalam pembangunan maupun investasi ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian ATR/BPN juga mendorong Pemerintah Provinsi Bali mempercepat integrasi RDTR ke sistem Online Single Submission (OSS) guna memberikan kepastian tata ruang bagi investasi.

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, dari target 75 RDTR di Bali, sebanyak 30 RDTR telah terintegrasi dengan OSS dan empat lainnya masih dalam proses integrasi. Sementara itu, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar telah mencapai 100 persen integrasi RDTR ke OSS.

BACA JUGA  Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

“Saya pikir ini perlu ada boosting agar RDTR dapat segera menjadi landasan pembangunan dan dasar investasi yang berkesinambungan di Provinsi Bali,” tutur Ossy.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga, serta BUMN untuk membahas strategi pembangunan Bali secara menyeluruh, mencakup aspek tata ruang, pariwisata, ekonomi kreatif, transportasi, hingga penerbangan.

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan pembangunan Bali harus dilakukan secara terintegrasi dengan mengedepankan perencanaan jangka panjang yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD.

“Tata ruang harus menjadi panglima pembangunan. Jika pembangunan dilakukan tanpa perencanaan yang baik, akan menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari bencana hingga masalah pariwisata, konektivitas, dan lingkungan,” tegas AHY.

BACA JUGA  Satu Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Rumah Grand Polonia, Dua Korban Masih Dicari

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Bali I Wayan Koster, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta jajaran Kementerian ATR/BPN, di antaranya Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Direktur Jenderal Penataan Agraria Embun Sari, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali Eko Priyanggodo.

Follow WhatsApp Channel topinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Milad ke-3, Pujaketarub Gelar Safari Sedekah Jumat di Bantaran Rel Medan
Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan
Apel Ops Patuh Toba 2026 Polres Tanjungbalai, Karendalops Tekankan Keselamatan dan Pelayanan Humanis
Sekda Deli Serdang Lantik Tiga Pejabat Pengawas, Ini Nama dan Jabatan Barunya
Jelang Musda Batubara, Waketum DPD Golkar Ahmad Doli Kurniawan Tanjung Bagikan 500 Paket Sembako
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Catat Kontribusi Nilai Ekonomi Rp1.834,8 Triliun
KASUS PT TSI VS BANK MANDIRI: RION ARIOS DORONG OJK TURUN TANGAN! 54 CEK SENILAI Rp124 MILIAR DIPERSOALKAN, BI DAN LPS JUGA DISOROT
Sekda Buka Festival Seni Qasidah XIX Kota Tebing Tinggi Dan Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

Sambut Milad ke-3, Pujaketarub Gelar Safari Sedekah Jumat di Bantaran Rel Medan

Selasa, 3 November 2026 - 14:11 WIB

Pemko Tanjungbalai Tata Kawasan Heritage Jalan Asahan, Wakil Wali Kota Temui Pengusaha Ikan

Senin, 2 November 2026 - 16:00 WIB

Apel Ops Patuh Toba 2026 Polres Tanjungbalai, Karendalops Tekankan Keselamatan dan Pelayanan Humanis

Minggu, 1 November 2026 - 09:26 WIB

Sekda Deli Serdang Lantik Tiga Pejabat Pengawas, Ini Nama dan Jabatan Barunya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jelang Musda Batubara, Waketum DPD Golkar Ahmad Doli Kurniawan Tanjung Bagikan 500 Paket Sembako

Berita Terbaru