Pemerintah Inggris Desak FIFA Selidiki Spanduk Malvinas yang Dibentangkan Pemain Argentina

London ,TOPINFORMASI.com

Pemerintah Inggris mendesak FIFA menyelidiki aksi para pemain Argentina yang membentangkan spanduk bertuliskan “Malvinas adalah Argentina” usai kemenangan dramatis atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026.

Dalam laga yang berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (16/7), Argentina bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1. Inggris sempat memimpin melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55, sebelum Enzo Fernandez menyamakan kedudukan pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez memastikan kemenangan pada masa injury time.

Usai pertandingan, para pemain Argentina merayakan keberhasilan lolos ke final dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Malvinas adalah Argentina”, merujuk pada sengketa Kepulauan Falkland atau Malvinas yang telah lama menjadi sumber ketegangan antara Argentina dan Inggris.

Pemerintah Argentina mengklaim Kepulauan Malvinas sebagai bagian dari wilayahnya, sementara Inggris tetap menguasai kepulauan tersebut. Dalam referendum tahun 2013, mayoritas penduduk Falkland memilih tetap berada di bawah pemerintahan Inggris.

Aksi para pemain Argentina memicu sorotan karena FIFA melarang penyampaian pesan politik dalam ajang Piala Dunia. Berdasarkan Pasal 34.3 regulasi turnamen, pemain dilarang menampilkan pesan atau slogan bernuansa politik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan.

Sekretaris Negara Inggris untuk Bisnis dan Perdagangan, Peter Kyle, menilai tindakan tersebut tidak pantas dan meminta FIFA mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

“Saya melihat gambar-gambar itu pagi ini, dan tentu saja, itu sama sekali tidak pantas. Politik seharusnya menjauh dari sepak bola. Itu adalah prinsip yang sangat jelas dari Piala Dunia,” kata Kyle, dikutip dari BBC.

Ia menambahkan, pemerintah Inggris berharap FIFA segera melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.

“Kami berharap FIFA akan melakukan penyelidikan atas hal ini. Saya pikir itu pasti akan terjadi karena itu merupakan pelanggaran berat terhadap aturan yang melarang aktivitas politik sebagai bagian dari sepak bola,” ujarnya.

BACA JUGA  Kementerian ATR/BPN Terbitkan SE Nomor 1 Tahun 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Data Pertanahan

Hingga kini, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan penyelidikan maupun sanksi atas aksi para pemain Argentina tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER