Kebakaran Hanguskan Ruang Kelas dan Gudang SMPN 9 Tebing Tinggi Saat Proses Belajar Mengajar

Kebakaran melanda SMP Negeri (SMPN) 9 Tebing Tinggi di Jalan Pusaran Perjuangan, Kota Tebing Tinggi

TEBING TINGGI , TOPINFORMASI.com

Kebakaran melanda SMP Negeri (SMPN) 9 Tebing Tinggi di Jalan Pusaran Perjuangan, Kota Tebing Tinggi, Selasa (28/7), sekitar pukul 13.15 WIB. Peristiwa itu menghanguskan satu ruang kelas IX dan sebuah gudang saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.

Insiden tersebut sempat memicu kepanikan di lingkungan sekolah. Guru dan siswa berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri setelah api terlihat membesar.

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 9 Tebing Tinggi, Maya, mengatakan api pertama kali terlihat berasal dari ruang kelas IX-6 yang berada berdampingan dengan gudang. Salah seorang guru bahkan dilaporkan mengalami syok hingga lemas akibat kepanikan.

“Tiba-tiba Bu Greta dari ruang kelas berlari keluar sambil berteriak, ‘Kebakaran, kebakaran.’ Saya langsung menolong beliau karena sudah lemas dan gemetar. Sementara api terus membesar sehingga kami segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” kata Maya.

Ia menjelaskan, saat api muncul para siswa masih mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas.

“Awalnya dari ruang kelas IX-6. Kami mencium bau seperti sesuatu yang terbakar, lalu terlihat api. Seluruh siswa langsung dievakuasi keluar dan dipulangkan demi keselamatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, M. Denni Saragih, yang meninjau langsung lokasi kejadian mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.15 WIB.

Menurut Denni, kebakaran menghanguskan satu ruang kelas dan satu gudang. Hingga kini, penyebab kebakaran maupun besaran kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Belum diketahui penyebab kebakaran. Nilai kerugian juga masih belum dapat diperkirakan karena masih dilakukan pendataan,” katanya.

Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi, Hari Prananda, mengatakan pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam dari Kota Tebing Tinggi dan satu unit bantuan dari Kabupaten Serdang Bedagai untuk memadamkan api.

BACA JUGA  Galian C Ilegal Kembali Menjamur di Batubara, Publik Soroti Dugaan Pembiaran Aparat

Ia menjelaskan, proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti. Namun, petugas harus membongkar sejumlah material karena titik api berada di bagian belakang ruangan dan tertutup kayu serta meja.

“Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Saat ini kami masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa,” ujar Hari.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Aparat terkait masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER