MEDAN , TOPINFORMASI.com
Dunia hiburan malam Kota Medan kembali menjadi sorotan. Tempat hiburan malam Black Owl yang berada di Jalan Tengku Amir Hamzah diduga menampilkan pertunjukan tarian erotis di hadapan para pengunjung.
Dugaan tersebut mencuat setelah awak media melakukan investigasi pada Sabtu (25/7) malam dan memperoleh rekaman video yang diduga memperlihatkan sejumlah perempuan berpakaian minim menampilkan tarian erotis di dalam klub malam tersebut.
Dalam investigasi itu, awak media juga mencatat adanya dugaan praktik lain, seperti dugaan peredaran narkotika dan penjualan minuman beralkohol yang diduga tidak sesuai ketentuan. Namun, seluruh dugaan tersebut masih menunggu pembuktian dan penyelidikan dari aparat penegak hukum.
Saat berada di lokasi, tiga perempuan yang bertugas menghibur tamu sempat menghampiri meja awak media sambil membawa minuman beralkohol. Ajakan untuk bersulang ditolak oleh salah seorang jurnalis, sebelum para perempuan tersebut beralih ke meja pengunjung lainnya.
Rekaman video yang diduga memperlihatkan aksi tarian erotis itu kemudian dikirimkan kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara, untuk dimintai tanggapan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons yang diberikan.
Permintaan konfirmasi juga disampaikan kepada Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Menanggapi beredarnya video tersebut, Ketua Umum Forum Islam Bersatu (FIB), Ustaz Zulkifli Rangkuti, menyampaikan respons singkat melalui pesan WhatsApp kepada redaksi dengan kalimat, “Kita gas.”
Sementara itu, pihak manajemen Black Owl juga belum memberikan klarifikasi atas berbagai dugaan yang beredar. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers



