Ditjen PAS Tegaskan Video Viral Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu Merupakan Peristiwa Lama

JAKARTA, TOPINFORMASI.com –

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan dugaan penggerebekan rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Juru Bicara Ditjen PAS, Rika Aprianti, menegaskan bahwa video yang beredar luas di media sosial tersebut merupakan peristiwa lama dan telah ditindaklanjuti oleh instansinya.

“Video itu sudah sangat lama. Yang bersangkutan juga sudah dipindah tugaskan,” ujar Rika saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).

Menurut Rika, mantan Kalapas Waingapu tersebut kini telah menjabat sebagai kepala bidang di Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jakarta Timur. Namun, Ditjen PAS tidak merinci kronologi maupun waktu pasti kejadian yang terekam dalam video tersebut.

Video berdurasi sekitar enam menit itu mulai ramai diperbincangkan sejak Kamis (30/7/2026). Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah petugas berseragam Ditjen PAS mendatangi sebuah rumah yang disebut sebagai rumah dinas Kalapas Waingapu.

Saat petugas memasuki lokasi, seorang perempuan berusia 19 tahun membuka pintu rumah. Dalam percakapan yang terekam video, perempuan tersebut mengaku telah tinggal di rumah itu selama sekitar dua pekan dan mengetahui bahwa Kalapas yang bersangkutan telah berkeluarga.

Ketika ditanya mengenai hubungan dengan Kalapas, perempuan itu menyebut dirinya sebagai “adik angkat”.

“Kayak adik angkat gitu. Dia angkat aku sebagai adiknya,” ucap perempuan tersebut dalam video yang beredar.

Meski video kembali viral dan memicu berbagai tanggapan warganet, Ditjen PAS memastikan persoalan tersebut telah ditangani melalui langkah administratif dengan memindahkan pejabat yang bersangkutan ke jabatan lain.

Pihak Ditjen PAS belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan internal ataupun dugaan pelanggaran disiplin yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Hingga kini, klarifikasi resmi yang disampaikan hanya menegaskan bahwa video tersebut merupakan kejadian lama dan bukan peristiwa yang baru terjadi.

BACA JUGA  Dukung Sensus Ekonomi 2026, Kapolres Tanjungbalai Siap Kawal Keamanan Petugas di Lapangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER