Karawang ,TOPINFORMASI.COM – Transformasi layanan publik di bidang pertanahan terus dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Melalui digitalisasi layanan lewat aplikasi Sentuh Tanahku dan program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), masyarakat kini semakin dimudahkan dalam mengurus administrasi pertanahan secara cepat, praktis, dan transparan.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang serba cepat dan efisien, ATR/BPN menghadirkan inovasi yang mampu mengubah persepsi lama mengenai birokrasi pertanahan yang rumit dan memakan waktu.
Hal itu dirasakan langsung oleh Angelita (30), warga yang tengah mengurus sertipikat tanah saat datang ke Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada Sabtu (31/5/2026). Ia mengaku terkejut dengan kemudahan layanan yang diberikan, terutama melalui program PELATARAN yang tetap membuka pelayanan pada akhir pekan.
“Kalau dulu dengar kata birokrasi rasanya sudah berat duluan. Tapi di sini saya belajar dan merasakan langsung bahwa sekarang jauh lebih baik. Dengan Sentuh Tanahku kita bisa lihat prosesnya, dan layanan Sabtu seperti ini benar-benar membantu,” ujar Angelita.
Pengalaman Angelita bermula saat dirinya hendak membeli rumah. Sebagai calon pembeli, ia ingin memastikan legalitas dokumen pertanahan guna menghindari potensi sengketa maupun persoalan hukum di kemudian hari.
Dari kebutuhan tersebut, ia kemudian mengenal aplikasi Sentuh Tanahku yang menjadi sarana utama untuk mengakses berbagai layanan pertanahan secara digital.
“Waktu mau beli rumah saya ingin tahu dulu apa saja yang harus dicek dari surat-suratnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Lalu, saya tahu BPN punya aplikasi Sentuh Tanahku, jadi langsung saya download dan verifikasinya juga cepat, hari itu juga selesai,” katanya.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fitur layanan secara mandiri. Fitur Sertipikatku memungkinkan pengguna melakukan pengecekan sertipikat, sedangkan fitur Cari Bidang membantu mengetahui posisi bidang tanah secara lebih akurat.
Digitalisasi ini dinilai memberi kemudahan bagi masyarakat karena informasi pertanahan kini dapat diakses langsung melalui telepon genggam tanpa harus selalu datang ke kantor pertanahan.
Selain layanan digital, program PELATARAN juga menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja.
“Ngapain ambil antrean di hari biasa kalau hari Sabtu bisa? Hari kerja kan kita juga harus kerja. Dengan layanan Sabtu seperti ini jadi lebih fleksibel,” ungkap Angelita.
Ia berharap inovasi pelayanan seperti ini terus dipertahankan dan dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi.
“Menurut saya semuanya sudah bagus. Tinggal dipertahankan saja dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Saya benar-benar suka dengan pelayanan seperti ini. I love ATR/BPN,” pungkasnya.
Transformasi layanan yang dilakukan ATR/BPN melalui Sentuh Tanahku dan PELATARAN menjadi bukti nyata upaya pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.












