DELI SERDANG — Modus mengaku sebagai petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) diduga digunakan seorang pria berinisial M Yusuf untuk masuk ke rumah warga di Jalan Kongsi, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
Dalam kasus tersebut, Unit Reskrim Polsek Patumbak menangkap M Yusuf di rumahnya di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (29/8/2026).
M Yusuf diduga terlibat dalam pencurian sejumlah perhiasan emas milik warga berinisial HS dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kapolsek Patumbak AKP Tommy Franata membenarkan adanya penangkapan tersebut. Polisi, kata dia, masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya.
“Baru satu orang yang ditangkap, satu lagi masih terus kami cari. Masih pengembangan,” ujar Tommy Franata.
Kasus pencurian tersebut sebelumnya menghebohkan warga sekitar. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/8/2026), ketika sejumlah orang mendatangi rumah korban dan mengaku sebagai petugas PLN.
Para pelaku disebut menuding pemilik rumah telah melakukan pencurian arus listrik. Dengan alasan hendak memeriksa instalasi atau titik dugaan pencurian listrik, mereka kemudian masuk ke dalam rumah.
Sementara itu, ibu pemilik rumah yang sudah lanjut usia diminta menunggu di luar.
Setelah beberapa saat berada di dalam rumah, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi.
Kecurigaan muncul ketika pemilik rumah kembali dan mendapati kondisi kamar dalam keadaan berantakan. Setelah diperiksa, sejumlah perhiasan emas berbagai model yang sebelumnya tersimpan di rumah diketahui telah hilang.
Total kerugian korban ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan itu selanjutnya ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Patumbak hingga akhirnya M Yusuf berhasil diamankan.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantib) Desa Marindal 1, Wasno, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Hingga kini, polisi masih memburu satu orang lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian dan peran masing-masing pihak.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai petugas PLN dan hendak masuk ke dalam rumah. Warga disarankan memastikan identitas petugas serta melakukan verifikasi kepada pihak PLN apabila menemukan situasi yang mencurigakan.


