Lingkungan, Sosial & OrganisasiNasional

Sinergi TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Dugaan Penyelundupan Ballpress di Perairan Batu Bara

13
×

Sinergi TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Dugaan Penyelundupan Ballpress di Perairan Batu Bara

Sebarkan artikel ini

BATU BARA,TOPINFORMASI.COM  – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan bersama tim gabungan berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan pakaian bekas atau ballpress menggunakan KM Karimah GT 34 di Perairan Pantai Prupuk, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Operasi gabungan tersebut melibatkan Fleet Quick Response Team (FQRT) Lanal TBA, Den Intel Koarmada I, Satgas Ops Intelmar Koarmada I, serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya C Kuala Tanjung.

Keberhasilan penindakan bermula dari informasi intelijen terkait adanya kapal pembawa ballpress dari Malaysia yang akan masuk ke wilayah perairan Batu Bara. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan bergerak cepat menggunakan Patkamla RBB-09 Posal Tanjung Tiram untuk melaksanakan patroli dan penyekatan di lokasi yang dicurigai.

Dalam konferensi pers, Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D., M.Tr.Opsla., CTMP., menjelaskan bahwa saat patroli berlangsung, petugas menemukan satu unit kapal mencurigakan dalam kondisi kandas di Perairan Pantai Prupuk.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap KM Karimah, petugas menemukan sekitar 400 ballpress di dalam kapal. Namun nahkoda dan seluruh anak buah kapal tidak ditemukan dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh petugas,” ujar Danlanal.

Ia menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang ditindaklanjuti melalui perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, untuk menindak segala bentuk tindak pidana, khususnya penyelundupan barang ilegal lintas negara melalui jalur laut.

Menurutnya, sinergi antara TNI AL dan Bea Cukai akan terus diperkuat guna menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan strategis Selat Malaka yang rawan menjadi jalur masuk barang ilegal.

Saat ini KM Karimah beserta barang bukti sekitar 400 ballpress telah diamankan di Dermaga Panton Bagan Asahan untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *